Bunga krisan atau krisantemum yang di Indonesia sendiri lebih dikenal sebagai bunga seruni. Bunga Krisan merupakan tumbuhan berbunga yang kerap ditanam sebagai tanaman hias pekarangan rumah. Tanaman krisan ini sudah mulai terlihat sejak zaman Kapur.

Bunga krisan bukanlah tanaman yang asli dari negara Indonesia. Melainkan tanaman krisan ini berasal dari tumbuhan Asteraceae yang meliputi berbagai macam type Chrysanthemum. Krisantemum ini merupakan bunga nasional di negara Jepang dan dalam bahasa Jepang krisantemum disebut dengan キク atau (kiku).

Dikarenakan bunga krisan ini menghasilkan aroma yang wangi, menjadikan bunga ini sering dibuat menjadi minuman teh.

Tanaman krisan ini mempunyai banyak varietas warna dan memiliki maknanya masing-masing disetiap warnanya. Namun secara umum, bunga krisan pun sebenarnya juga memiliki makna yaitu keceriaan, kasih sayang, persahabatan, dan rahasia.

Banyak orang yang menyukai bunga krisan yang membedakan di setiap warnanya. Dan apabila Anda merupakan pribadi yang menyukai bunga krisan terutama bunga krisan putih dan Anda berkeinginan untuk memilikinya namun tidak mengetahui bagaimana cara merawat bunga krisan putih dengan baik agar krisantemum bisa tumbuh dengan cantik dan indah.

Maka dari itu, ikutilah langkah-langkah di bawah ini yang akan menjelaskan bagaimana cara merawat bunga krisan putih.

Cara merawat bunga krisan putih antara lain adalah :

  • Proses Penyiraman

Pada saat penyiraman, Anda sangat disarankan untuk lebih berhati-hati karena janganlah sampai jika Anda sedang menyiram pastikan jika daun bunga krisan tersebut tidak terkena percikan air penyiraman. Karena jika terkena, bisa merangsang pertumbuhan bakteri dan jamur pada daunnya. Jadi Anda hanya perlu menyiram tanahnya saja. Cukup sirami hingga tanahnya basah dan lembab, karena tanaman krisan ini tidak menyukai tanah yang tergenang dengan air.

  • Jauhkan dari Lampu

Sebenarnya krisantemum ini hanya membutuhkan panas pada siang hari yang singkat. Yang artinya adalah bunga krisan ini berbunga pada malam hari jadi jangan mengganggunya dengan tambahan sinar yang berasal dari cahaya lampu yang ada di rumah ataupun lampu jalanan. Jadi pastikan untuk menjauhkan dari jangkauan lampu buatan atau lampu jalan

  • Pencahayaan Bunga

Untuk pencahayaan yang akan diberikan terhadap krisantemum haruslah pencahayaan alami yaitu dari sinar matahari secara langsung. Dan usahakanlah untuk tidak memberikannya asupan cahaya lebih dari 16 jam agar tunas-tunas baru dapat terangsang dan terstimulasi pertumbuhan dengan baik.

  • Berilah Nutrisi Berupa Pupuk

Pada pemberian pupuk untuk pertama kalinya, berikan pada usia sebulan dari hari penanaman. Setelah itu, Anda bisa memberi pupuk pada setiap 2 minggu sekali.

  • Perhatikanlah Area yang Akan Ditanami

Area tanam yang akan dijadikan penempatan krisantemum harus bersih dari sisa-sisa tanaman yang lain agar terhindar dari hama dan juga penyakit. Singkirkan pula kutu daun yang biasanya menempel pada permukaan daun.

Dan jika dihitung dari beberapa pengalaman orang-orang yang pernah merawat bunga krisan putih, sebaiknya mencubit ujung dari bunga krisan di awal musim semi ataupun musim panas. Yang bertujuan agar mahkota bunga yang dihasilkan dapat berwarna cerah pada musim gugur dan juga guna merangsang pemekaran bunga agar lebih banyak. Dan segera petiklah bunga yang telah layu ataupun bunga yang warnanya telah memudar.

Itulah beberapa cara merawat bunga krisan putih. Jadi, jika Anda menerapkan cara merawat bunga krisan putih di atas dengan runtut dan rutin, maka Anda akan segera memiliki tanaman krisan yang indah dan cantik.

Selamat mencoba dan semoga bunga krisan putih yang Anda rawat menjadi bunga yang sehat seterusnya dengan menerapkan cara di atas. Semoga bermanfaat.

 

sumber : toko bunga jogja